Bupati Markus O. Mansnemnbra mengendong anak-anak di posko penampungan korban insiden ledakan bom eks peninggalan perang dunia II, Rabu (03/06/2026). (Foto : Jerry/Istimewa).
PEDOMAN PAPUA, Biak- Bupati Markus Octovianus Mansnembra mengunjungi poskoh penampungan korban insiden ledakan bom bekas perang dunia II, Rabu (03/06/2026) pagi. Dalam kesempatan itu, Bupati berdiskusi santai dengan anak-anak di penampungan.
Bupati bercanda ria dengan anak-anak sambil menanyakan langsung tentang kondisi sekolah mereka. Sambil mengendong salah satu anak kecil, Bupati Markus Mansnembra memberikan semangat kepada anak-anak yang lagi tidak sekolah sementara karena masih trauma atas insiden ledakan yang terjadi pada Minggu, (31/05/2026).
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menanyakan langsung tentang kondisi dan perkembangan semua masyarakat yang menghuni posko penampungan sementara. Ia meminta supaya warga untuk sementara tetap tenang dan sabar sambil menunggu proses pencarian oleh tim gabungan terhadap tiga korban yang masih dinyatakan hilang.
“Dari diskusi saya dengan anak-anak, hampir semua keperluan anak-anak sekolah juga mengalami kerusakan akibat dari dampak ledakan bom itu. Kita berharap dalam waktu dekat anak-anak ini kembali sekolah seperti biasanya,” ujar Bupati.
Sementara jumlah korban insiden ledakan bom yang saat ini ditampung di posko mencapai 113 orang. Jumlah sebanyak itu ditampung oleh Pemerintah Kabupaten Biak Numfor di dua lokasi berbeda, 58 orang ditampung di Aula Satpol PP dan 55 lainnya ditampung di Hotel Mapia.
“Kami jelaskan bahwa terkait ledakan kemarin, maka lokasi disterilkan maka dampaknya ada beberapa rumah, tempat tinggal dari para warga ini yang sudah terproteksi. Sehingga mereka tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasa untuk sementara,” ujarnya.
Terkait dengan situasi pasca ledakan, Bupati meminta warga khususnya bagi para korban untuk sementara tetap ikut prosedur yang ada, dengan harapan tim dapat bekerja secara maksimal.
“Pemerintah daerah dengan berbagai institusi yang ada, dan simpatisan lainnya tetp memberikan perhatian bantuan selama atau pasca terjadinya ledakan ini,” lanjutnya.
Bupati Markus Mansnembra juga menambahkan, bahwa sejak adanya insiden ledakan, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor bersama dengan semua institusi lainnya langsung melakukan pengamanan sekaligus membuka poskoh bagi para korban.
“Berbagai kebutuhan para korban terus diperhatikan, dan pemerintah langsung hadir bersama masyarakat yang mengalami musibah,” pungkasnya.(yun)
