
Bupati Markus O. Mansnembra foto bersama dengan undangan dan para kepala kampung dalam kegiatan peningkatan kapasitas, di Hotel Asana, baru-baru ini. (Foto : Prokopim Setda Biak Numfor)
PEDOMAN PAPUA, Biak-Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menggelar kegiatan retret atau peningkatan kapasitas Kepala Kampung se-Kabupaten Biak Numfor. Kegiatan yang diikuti 254 kepala kampung yang baru dilantik beberapa waktu lalu ini berlangsung di Asana Hotel, selama 3 hari, 8 – 10 Juli 2026.
Bupati Markus Octovianus Mansnembra, SH.,MM dalam arahannya, mengatakan pelatihan ini merupakan salah satu langkah strategis yang diambil oleh pemerintah Kabupaten Biak Numfor untuk memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat kampung.
Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, Kepala Kampung dinilai sebagai ujung tombak dan garda terdepan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, dan pelayanan kemasyarakatan di tingkat akar rumput.
“Tanggung jawab yang Bapak dan Ibu emban sangatlah besar, terutama dalam mengelola anggaran yang tidak sedikit dari pemerintah pusat, yakni Dana Desa. Oleh karena itu, bapak/ibu perlu memahami tugas dan fungsi dengan baik,” ujarnya.
Dalam arahannya, Bupati mengingatkan beberapa poin terhadap 254 kepala kampung yang ikut dalam retret itu. Adapun hal-hal yang menjadi penekanan diantaranya; pentingnya memperhatikan pengelolaan dana desa yang akurat dan akuntabel.
Ia meminta agar setiap program yang direncanakan dan didanai dana desa benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi di kampung, dengan melibatkan masyarakat dalam perencanaan dan penyusunan program.
“Pengelolaan dana desa harus dilakukan secara transparan, akuntabel, tertib administrasi, dan tepat sasaran. Jangan jadikan dana yang dikucurkan sekadar rutinitas administrative,” imbuhnya.
Hal yang lain, Bupati juga mengingatkan agar kepala-kepala kampung dalam menjalankan tugasnya memperhatikan sinergi dengan program pemerintah pusat dan daerah.
Sinergi program ini dinilai sangat penting, untuk merealisasikan berbagai program strategis, seperti program Kampung Nelayan Modern dan Koperasi Merah Putih. Keberhasilan program-program ini dinilai bergantung pada sinergi dan kesiapan lokasi di tingkat kampung.
“Saya meminta para kepala kampung untuk aktif, proaktif, dan mendukung penuh program kementerian ini agar berjalan lancar,” pesannya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Markus Mansnembra juga mengingatkan, bahwa sebagai pemimpin, para kepala kampung juga harus memperhatikan pelayanan kepada masyarakat, pelayanan dilakukan dengandengan hati dan tanpa diskriminasi.
“Sebagai pemimpin, harus selalu berada ditengah-tengah masyarakat, layani masyarakat dengan baik, jangan lakukan dan perlihatkan kelakuan tidak baik seperti mabuk, saya ingin selama kememimpinan kami tidak ada kepala kampung yang berurusan dengan polisi, camkan ini dengan baik” pesan Bupati mengingatkan.
Diakhir sambutannyam Bupati juga mengingatkan agar setiap kepala kampung untuk mengentaskan berbagai persoalan mendasar di kampung, seperti penurunan angka stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem
Sekedar diketahui, dalam kegiatan peningkatan kapasitas ini para kepala kampung diberikan materi tentang hukum, pengelolaan anggaran dan pertanggungjawabannya, penyusunan program ataupuan Baperkam dan sejumlah lainnya.(sumber cepos)