11 Mei 2026

Keteserdian Gas Elpiji Dijamin Aman

FGD PERTAMINA DAN PEMDA

Suasana FGD memastikan pasokan gas elpiji yang dilaksanakan oleh PT. Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, di Swissbel Hotel Biak, Rabu (6/5). (Foto : Istimewa/Humaspro Biak)

PEDOMAN PAPUA –Pertamina Patra Niaga Papua  bersama Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menjamin ketersedian pasokan gas elipiji di masyarakat. Ketersedian gas elpiji di Kabupaten Biak Numfor saat ini dipasyikan dapat memenuhi permintaan masyarakat untuk 9 – 12 hari.

Bahkan, untuk mengantisipasi kelangkaan di masyarakat, dijawalkan 3.000 tabung elpji gas kembali akan tiba di Biak pada tanggal 11 Mei 2025 tambahan dari Jayapura. Tambahan ini diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat untuk  14 – 20 hari.

Sebanyak 3.000 tabung Elpiji yang dikirim ke Biak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat memiliki ukuran berat berbeda-beda, tergantung dari permintaan masyarakat (agen penyalur) mulai dari ukuran dengan berat 5,5 Kg dan 12 Kg hingga 50 Kg.

“Ketersedian gas elpiji di Biak saat ini bisa terpenuhi untuk 9 – 12 hari kedepan. Juga dijawadkan kurang lebih 3.000 tabung dengan ukuran bervariasi akan tiba di Biak tanggal 11 Mei mendatang,”  kata  Sales Area Manager PT Pertamina Patra Niaga Papua, Adri Angga Aditya, kepada wartawan setelah penutupan Focus Discussion Group (FGD) bersama Pemerintah Kabuipaten Biak Numfor, di Swissbel Hotel Biak, Rabu (6/5)

Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor, Zacharias L. Mailoa, ST.,MM  berharap  FGD sebagai bagian dari koordinasi rutin dengan pemerintah daerah dengan pihak PT. Pertamina Partra Niaga bersama dengan sejumlah stakeholder  penting dilakukan secara rutin.

“FGD seperti ini adalah langkah strategis untuk mengidentifikasi tantangan sekaligus memperkuat sistem distribusi gas elpiji ke Biak. Koordinasi penting sekali, untuk menjaga rantai distribusi yang kuat dan terintegrasi guna memastikan ketersediaan stok LPG (gas elpiji) tingkat agen hingga masyarakat,”  ujarnya.

Forum Group Discussion ini digelar menyikapi ketersedian stok gas elpji di masyarakat akibat dampak dari perkembangan geopolitik. Diharapkan, dengan FGD ini  keteserdian stok gas elpiji di masyarakat tidak mengalami kekosongan.(yun/**)

Share